Apa itu RAY?
TLDR
Raydium (RAY) adalah platform pertukaran terdesentralisasi (DEX) dan pembuat pasar otomatis (AMM) yang berjalan di jaringan Solana. Raydium dirancang untuk memudahkan perdagangan yang cepat dan biaya rendah serta penyediaan likuiditas, sekaligus terintegrasi dengan ekosistem DeFi Solana yang lebih luas.
- Infrastruktur Utama: Menjadi lapisan likuiditas Solana melalui kolam AMM dan integrasi buku pesanan.
- Fungsi Token: RAY digunakan untuk tata kelola, hadiah staking, dan pembelian kembali biaya protokol.
- Pertumbuhan Ekosistem: Menyelenggarakan peluncuran token dan memberikan insentif likuiditas melalui fitur seperti LaunchLab.
Penjelasan Mendalam
1. Tujuan & Nilai Tambah
Raydium mengatasi masalah likuiditas yang terfragmentasi dalam perdagangan terdesentralisasi dengan menggabungkan kolam likuiditas AMM miliknya dengan buku pesanan OpenBook (Raydium Docs). Model hibrida ini memungkinkan pengguna menukar token dengan harga terbaik sekaligus membantu proyek baru menyediakan likuiditas untuk token mereka. Raydium menjadi salah satu pilar utama ekosistem DeFi Solana, mendukung berbagai aset mulai dari memecoin hingga aset tokenisasi kelas institusional seperti saham melalui kemitraan (xStocks).
2. Teknologi & Arsitektur
Dibangun di atas jaringan Solana, Raydium memanfaatkan kecepatan tinggi jaringan (65.000 transaksi per detik) dan biaya transaksi yang sangat rendah. AMM Raydium mendukung dua jenis kolam likuiditas:
- Concentrated Liquidity (CLMM): Memungkinkan penyedia likuiditas (LP) menentukan rentang harga untuk efisiensi modal.
- Constant Product (CPMM): Kolam tradisional yang digunakan untuk peluncuran token dan penentuan harga.
Protokol ini juga mengarahkan perdagangan melalui berbagai sumber likuiditas, termasuk DEX yang teragregasi, untuk meminimalkan slippage (perbedaan harga saat transaksi).
3. Tokenomik & Tata Kelola
RAY memiliki pasokan maksimum sebanyak 555 juta token. Fungsi utama token ini meliputi:
- Staking: Pengguna dapat memperoleh 0,03% dari biaya swap serta hak suara dalam tata kelola protokol.
- Pembelian Kembali (Buybacks): Sebanyak 12% dari biaya protokol digunakan untuk membeli kembali token RAY dari pasar, sehingga mengurangi tekanan jual (CoinMarketCap).
- Akses Peluncuran: Pemegang RAY dapat ikut serta dalam penjualan token melalui AcceleRaytor, platform peluncuran token milik Raydium.
Kesimpulan
Raydium merupakan tulang punggung likuiditas di jaringan Solana, menggabungkan efisiensi AMM dengan kedalaman buku pesanan untuk melayani para trader, penyedia likuiditas, dan proyek baru. Token RAY menjadi pusat tata kelola dan insentif dalam ekosistem ini. Seiring perkembangan Solana, pertanyaannya adalah apakah Raydium dapat mempertahankan keunggulannya menghadapi pesaing yang semakin banyak seperti Jupiter dan Pump.fun?
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 24.12.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 15.12.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 15.11.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 09.11.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 24.10.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 20.10.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 16.10.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 12.10.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 07.10.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 03.10.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 29.09.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 24.09.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 20.09.2025
Analisis mata uang kripto RAY dan perkiraan harga pada 13.09.2025